SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1434 H


Sabtu, 15 November 2014

Tugas Softkill ke-2 (Metode Ilmiah)


DEFINISI METODE ILMIAH 

    Metode ilmiah merupakan prosedur atau cara seseorang dalam melakukan suatu kegiatan untuk mempermudah memecahkan masalah secara teratur,sistematis, dan terkontrol. Ilmiah adalah sesuatu keilmuan untuk mendapatkan pengetahuan secara alami berdasarkan bukti fisis.Jadi, bila kita menjabarkan lebih luas dari metode ilmiah adalah suatu proses ataucara keilmuan dalam melakukan proses ilmiah (science project) untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis.

Sikap Ilmiah 
        Sikap Ilmiah adalah suatu sikap yang menerima pendapat orang lain dengan baik dan benar yang tidak mengenal putus asa serta dengan ketekunan juga keterbukaan.  Sikap ilmiah merupakan sikap yang harus ada pada diri seorang ilmuwan atau akademisi ketika menghadapi persoalan-persoalan ilmiah untuk dapat melalui proses penelitian yang baik dan hasil yang baik pula.  Sikap ilmiah ini perlu dibiasakan dalam berbagai forum ilmiah, misalnya dalam seminar, diskusi, loka karya, sara sehan, dan penulisan karya ilmiah.


Metode Ilmiah didasari oleh adanya sikap ilmiah.  Sikap-sikap ilmiah tersebut meliputi :
  1.  Obyektif terhadap fakta. 
  2.  Tidak tergesa-gesa mengambil kesimpulan bila belum cukup data yang mendukung kesimpulan    itu. 
  3.  Berhati terbuka artinya menerima pandangan atau gagasan orang lain (Toleransi)
  4.  Tidak mencampur adukkan fakta dengan pendapat.
  5.   Bersikap hati-hati.
  6.   Sikap ingin menyelidiki atau keingintahuan (couriosity) yang tinggi.
  7.   Sikap menghargai karya orang lain.
  8.   Sikap tekun.
  9.   Sikap berani mempertahankan kebenaran (Pemberani)
 10.  Sikap menjangkau ke depan.




 Pelaksanaan metode ilmiah
Metode Ilmiah menggunakan langkah-langkah yang sistematis dan terkontrol.  Pelaksanaan metode ilmiah ini meliputi enam tahap, yaitu  :
      1.       Mengadakan penelitian lalu merumuskan masalah,
      2.       Mengumpulkan data- data atau keterangan yang ada,
      3.       Menyusun hipotesis atau hipotesa,
      4.       Menguji hipotesis atau hipotesa dengan melakukan percobaan atau penelitian,
   5.  Mengolah data (hasil) percobaan dengan menggunakan metode statistik untuk menghasilkan  kesimpulan, dan
      6.       Menguji kesimpulan.
 
Tujuan dalam mempelajari metode Penulisan ilmiah 
       Tujuan dalam mempelajari metode penulisan ilmiah adalah salah satu bentuk harapan untuk masa depan.  Oleh karena itu, dalam penulisan ilmiah kita tidak diperbolehkan asal menulis atau mengindahkan kaidah-kaidah dalam penulisan ilmiah.  Dalam penulisan ilmiah, kita harus mempunyai metode agar tulisan dapat dipahami dan dimengerti oleh pembaca dikemudian hari.  Berikut beberapa tujuan dalam mempelajari metode ilmiah  :
      a.       Meningkatkan keterampilan dalam mengorganisasikan dan menyajikan fakta secara sistematis,
      b.      Meningkatkan keterampilan dalam menulis berbagai karya tulis, dan
      c.       Meningkatkan pengetahuan tentang mekanismen penulisan karangan ilmiah.











 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar