SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1434 H


Sabtu, 15 November 2014

Tgs Softkill Ke - 3 pembahasan Menulis Laporan Ilmiah



1. Pengertian Laporan
definisi laporan itu adalah :
1.Suatu bentuk penyampaian berita,keterangan,pemberitahuan ataupun pertanggungjawaban baik secara lisan maupun secara tertulis dari bawahan kepada atasan sesuai dengan hubungan wewenang dan tanggung jawab yang ada diantara mereka.
2.Salah satu cara pelaksanaan komunikasi dari pihak yang satu kepada pihak yang lainnya.
2. Fungsi Laporan
Fungsi laporan diantaranya adalah sebagai berikut:
- pertanggungjawaban bagi orang yang diberi tugas
- landasan pimpinan dalam mengambil kebijakan/keputusan
- alat untuk melakukan pengawasan
- dokumen sebagai bahan studi dan pengalaman bagi orang lain.
3. Macam-macam Laporan
Macam-macam laporan menurut bentuknya:
- laporan berbentuk formulir
- laporan berbentuk surat
- laporan berbentuk memorandum (memo)
- laporan berbentuk naskah
- laporan berbentuk buku
4.Ciri - ciri Laporan


1    1. Gunakan bahasa yang mudah dipahami
2. Gunakan kata kata yang logis
3. Buat lah laporan sesuai dengan kegiatannya
4. Berikan tanda baca yang mudah di mengerti
5. Tidak menggunakan kata - kata yang mubazir.


1.   Laporan berbentuk formulir lisan.
Laporan ini biasanya telah disiapkan blanko daftar isian yang diserahkan pada tujuan yang akan dicapai.
Contoh :

2.  Laporan berbentuk surat.
Bentuknya lebih panjang dari surat-surat biasa dan biasanya pendekatannya bersifat pribadi dan menggunakan bahasa informal.
Contoh :

3.  Laporan berbentuk memorandum.
Laporan memorandum adalah laporan yang berbentuk memorandum. Laporan ini ditulis seperti surat hanya saja biasanya lebih singkat. Laporan memorandum sering digunakan untuk menulis laporan singkat dalam bagian-bagian suatu instansi. Misalnya dari atasan untuk bawahan dalam suatu hubungan kerja.
Contoh :




4.  Laporan berkala.
Laporan berkala atau laporan periodik dapat dibedakan dari laporan-laporan lain berdasarkan tujuannya. Laporan semacam ini selalu dibuat dalam jangka waktu tertentu.
Contoh :

5.  Laporan laboratoris.
Salah satu tujuan dari laporan laboratoris adalah menyampaikan hasil dari percobaan atau kegiatan yang dilakukan dalam laboratoria. Dalam hal-hal tertentu laporan itu bukan hanya menyajikan hasil kegiatan dilaboratoria, tetapi juga harus menerapkan masalah-masalah khusus bahkan kegiatan-kegiatan yang di inginkan.
Contoh :



 


Sumber :

http://ekoriyadi384.blogspot.com/2013/06/pengertian-laporan.html

http://muhammadazman12.blogspot.com/

http://caratikus.blogspot.com/2013/01/macam-macam-laporan-lengkap.html

http://so-aja.blogspot.com/2013/06/ragam-laporan.html

http://meirianie.wordpress.com/2011/11/12/laporan/



Mukayat Brotowidjojo mengemukakan juga persyaratan bagi pembuat laporan ilmiah itu yang menurutnya sama seperti bagi penulis karya tulis ilmiah lainnya, yaitu sebagai berikut.
  1. Memiliki pengetahuan tangan pertama tentang hal yang dilaporkan. Sering kali pengetahuan tangan pertama itu perlu dilengkapi dengan pengetahuan dan pengalaman orang lain.
  2. Memiliki sifat tekun dan teliti. Laporan yang baik tidak meninggalkan pertanyaan tak terjawab bagi pembacanya. Semua kesimpulan yang dapat ditarik dan pernyataan-pernyataan umum harus dibuat secara tepat. Bila ada hal-hal yang tak lengkap, ia harus menyebutkan kekurangan-kekurangan itu dan apa sebabnya. Semua fakta harus dicocokkan ulang. Satu kali saja pembaca laporan menemukan pernyataan salah, ia akan meragukan isi seluruh laporan. Pernyataan yang meragukan lebih baik dibuang saja, atau dijelaskan bahwa meragukan. Data yang meyakinkan tidak boleh dibuang.
  3. Bersifat objektif. Pernyataan yang dibuat harus menurut kenyataan; kesimpulan dan rekomendasi dibenarkan oleh kenyataan, walaupun konklusi dan rekomendasi itu berlawanan dengan yang diharapkan, bahkan dapat berakibat merugikan bagi dirinya sendiri. Pembuat laporan itu seperti sebuah ‘mesin pemikir’, yaitu bekerja tanpa nafsu dan prasangka yang dapat mengelirukan pengertiannya atau pernyataannya tentang fakta.
  4. Kemampuan untuk menganalisis dan menyamaratakan. Laporan itu adalah sebuah analisis. Pembuat laporan membagi-bagi subjek, memperlihatkan bagian-bagian yang berbeda, dan menunjukkan kaitannya satu dengan yang lain. Berdasarkan uraian itulah dengan cara induktif ia sampai kepada kesimpulan. Pelapor tidak boleh membuat  kesamarataan berdasarkan beberapa data saja, atau membuang data yang ia anggap tidak mendukung konklusi yang diharapkannya, padahal data itu tidak meragukan.
  5. Kemampuan mengatur fakta secara sistematis. Penyajian laporan itu tidak harus diatur sistematis, mantik, supaya pembacanya tidak meragukan tentang suatu perencanaan dan penalarannya.
  6. Pengertian akan kebutuhan pembaca. Laporan itu disajikan untuk dibaca oleh seseorang atau beberapa orang (tim) yang spesifik. Apa yang dilaporkan, apa yang dibuang, istilah apa yang akan dipakai, apa yang dapat dianggap sebagai sudah semestinya, apa yang memerlukan lukisan dan penjelasan serta bagaimana menyusunnya, semuanya itu tergantung pembacanya.
Hal yang perlu dicatat menurut Mukayat sebagai prinsip utama yang harus dipegang teguh oleh penulis laporan ialah bekerja secara konstan untuk menghemat tenaga dan mental pembacanya. Laporan ilmiah disesuaikan dengan situasinya. Pelajari segala sesuatu terlebih dahulu untuk persiapan penulisan laporan ilmiah.
Persyaratan bagi Pembuat Laporan
menurut Mukayat Brotowidjojo:
  • memiliki pengetahuan tangan pertama;
  • memiliki sifat tekun dan teliti;
  • bersifat objektif;
  • kemampuan untuk menganalisis dan menyamaratakan;
  •  kemampuan mengatur fakta secara sistematis;
  • pengertian akan kebutuhan pembaca.
Suatu penelitian itu mungkin bermaksud dan bertujuan untuk memperoleh data informasi dan kemudian untuk bahan menulis (a) skripsi, (b) makalah untuk seminar, simposium, diskusi dan pertemuan ilmiah lainnya, (c) karangan ilmiah untuk dipublikasikan dalam jurnal, annual, atau transaksi, (d) tesis Magister (MSc, MS), tesis PhD., atau disertasi Doktor., (e) laporan proyek atau laporan kerja sama antarinstansi atau antarnegara, dan sebagainya. Setiap maksud tujuan penulisan laporan ilmiah tersebut memiliki sistematika, bahkan standar penilaian tersendiri.
dalam rumusan lain:
  • kesesuaian bidang ilmu penulis laporan;
  • bagi pemula dapat melihat contoh laporan ilmiah lain;
  • kesediaan membuka pikiran.
Penjelasan lain Macam-macam dan Contoh Laporan
  1. Laporan Kegiatan
Contohnya : “Dalam acara porak tersebut, dilaksanakan dua kegiatan yaitu pertandingan olahraga dan kreasi seni antar kelas. Pertandingan olahraga dilaksanakan tanggal 10-13 Juni 2014. Sedangkan kreasi seni dilaksanakan pada tanggal 14-16 Juni 2014. Pertandingan olah raga berupa futsal,basket dan bola voli antar kelas. Sementara kreasi seni berupa pentas nyanyi solo, band, dan dance………..”
  1. Laporan Kunjungan
Contohnya: “ Selama 1 minggu rombongan yang dipimpin oleh manager PT.Asri selalu sukses telah melakukan lawatan di 2 tempat. Tempat pertama yang berlokasi di Jl.Sudirman. Sementara tempat kedua adalah Ruko kelapa gading berlokasi di Jl. Ahmad Yani Kabupaten Tasikmalaya. Dalam sidak ditemukan…..”
  1. Laporan Perjalanan/Wisata
Contohnya: “Angin yang berhembus sepoisepoi ditemani dengan gemuruhnya ombak semakin menambah takjub kami akan keindahan pantai santolo Garut. Apalagi disepanjang pantai kami temui beberapa batu karang yang menambah indahnya pemandangan. 5 jam kemudian, kami dapatkan sebuah tempat yang berliku, air terjun curug orok namanya. Yang merupakan panorama yang tak kalah indahnya dengan tempat sebelumnya…”
  1. Laporan Penelitian
Contohnya: “….Dalam praktik kami tadi, dapat disimpulkan bahwa kita dapat membuat pupuk kompos secara mudah hanya dengan menggunakan dedaunan busuk dan kotoran hewan. Itu akan mempercepat pembusukkan dengan bantuan bakteri-bakteri…”
  1. Laporan Hasil Diskusi
Contohnya: “…..Diskusi tentang cara menanggulangi kenakalan remaja ini dilaksanakan pada tanggal 27Mei 2014. Pemateri 4 orang. Moderator dan notulen masing-masing 1 orang. Sementara peserta 37 orang. Hasil diskusi tersebut adalah sebagai berikut: 1…., 2…., 3…, …”
  1. Laporan Keuangan
Contohnya:
No
Pengeluaran
Volume
Harga
Jumlah
1
Belanja pegawai
25 orang
1.000.000
75.000.000
2
Belanja Peralatan
100 unit
1.000.000
100.000.000
3
Belanja operasional
100 paket
1.000.000
100.000.000

Tidak ada komentar:

Posting Komentar